"MENJADI MANUSIA BARU", ini merupakan kata yang sangat memberikan ketenangan dalam jiwaku
(Semestinya anda juga yang sedang membaca artikel ini merasakan sedemikian). Apakah erti ataupun
pemahaman kita melalui kata-kata itu, "Menjadi Manusia Baru" dan juga "Hidup Baru" serta "Lahir Baru" seakan-akan berkait rapat dan berlandaskan satu tujuan. Bagi saya, semua kata-kata tersebut amatlah berkaitan dan memberikan maksud yang sama tetapi berlainan cara untuk memahaminya.
"Menjadi Manusia Baru" ialah meninggalkan kelakuan kedagingan yang dimaksudkan meningalkan cara hidup yang lama misalnya, kelakuan dan cara kita berfikir tentang masyarakat yang ada di sekeliling kita.
Dengan kita meninggalkan kesemuanya itu, maka hidup kita akan berubah dan senantiasa memberikan yang terbaik bagi orang yang kita sayangi.
Sesungguhnya, jikalau suatu hari nanti kamu akan memperolehi hidup yang baru sekaligus memperolehi hidup yang kekal, apakah yang harus anda jawabkan kepada-NYA. Sudakah kita siap untuk menyediakan jalan bagi-NYA yang akan datang tidak lama lagi?. Sudakah cukup kesaksian kita terhadap orang lain?. Sudah kita berkongsi mengenai Firman-NYA kepada sahabat- sahabat kita sekaligus kepada orang lain?. Maka dengan itu, ayuhlah kita bangkit dan mencari domba yang tersesat agar dapat mencari jalan pulang kekandang-NYA . Percayalah dengan yakin dan KASIH yang sempurna daripada-NYA bahawa, dalam kandang-NYA segala sesuatu yang kita ingini pasti telah tersedia dengan indah sekali untuk kita para domba-NYA. Teruskanlah berkerja diladang-NYA dan pasti kita akan menuai bersama- sama dengan Pencipta alam semesta yang paling berkuasa untuk selama- lamanya.
[SANTIKI DOLO KAMA KITA TOE]

No comments :
Post a Comment